Gubernur Fakhiri Kumpulkan 18 RS, Tegaskan Perbaikan Layanan Kesehatan di Papua
Jayapura, Voxpapua – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan komitmennya memperbaiki layanan kesehatan di Tanah Papua. Hal itu disampaikan saat mengumpulkan 18 rumah sakit dari empat provinsi di Bumi Cenderawasih dalam Seminar Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia atau PERSI Wilayah Papua, Sabtu (6/12/2025).
Di hadapan 89 peserta, Fakhiri menegaskan sektor kesehatan menjadi prioritas utama untuk menyiapkan Generasi Emas Papua 2045. Ia menyebut forum tersebut strategis karena berkaitan langsung dengan masa depan pembangunan kesehatan di Tanah Papua.
“Seminar PERSI memiliki arti penting karena kesehatan adalah prioritas dalam mencetak Generasi Emas Papua 2045,” ujar Fakhiri di Kota Jayapura.
Fakhiri mengatakan Papua berada pada fase perubahan besar dalam sistem kesehatan nasional. Mulai dari penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), sistem pembiayaan IDRG, hingga pengembangan rumah sakit berbasis kompetensi.
Namun, ia menegaskan kebijakan tersebut harus disesuaikan dengan kondisi geografis Papua yang penuh tantangan, terutama soal infrastruktur dan kesenjangan layanan antara kota dan pedalaman.
“Transformasi kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan regulasi. Dibutuhkan komitmen moral dan semangat melayani,” katanya.
Menanggapi itu, Fakhiri meminta Provinsi Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat, dan Papua Barat Daya untuk bersinergi memperkuat distribusi pelayanan kesehatan. “Ia memastikan pemerintah provinsi tidak boleh gagal menjamin keselamatan masyarakat,” sambungnya.
Dalam kegiatan itu, Fakhiri mengapresiasi PERSI Papua dan Poltekkes Jayapura yang menghadirkan materi mengenai manajemen RS, sistem pembiayaan, KRIS, IDRG, dan kerja sama dengan asuransi kesehatan.
Ia berharap seminar menghasilkan rekomendasi konkret untuk memperkuat kebijakan kesehatan yang berpihak pada masyarakat.
Fakhiri juga menegaskan semua rumah sakit di Papua harus terhubung dalam satu sistem rujukan yang efektif. Ia menyatakan pemerintah provinsi siap mengalokasikan anggaran dan sumber daya untuk memastikan transformasi kesehatan berjalan.
“Kita akan bergerak bersama agar pelayanan kesehatan di seluruh Tanah Papua semakin andal dan memberikan layanan terbaik,” ujar Fakhiri. (*)







