Pimpin Papua 5 Tahun ke depan, Pasangan Mari-Yo Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur dan SDM

Jakarta, Voxpapua.com – Gubernur Provinsi Papua, Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu dan bersama-sama membangun pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ajakan tersebut disampaikan usai dirinya dilantik bersama Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).

Ia mengatakan dalam waktu dekat, ia bersama jajaran akan melakukan koordinasi dengan sejumlah Kementerian dan Lembaga terkait di Jakarta. Hal ini dilakukan untuk mempercepat program pembangunan di Papua.

“Kami akan melakukan pertemuan dengan kementerian dan lembaga, termasuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua yang dibentuk Presiden, untuk mensinergikan langkah pembangunan,” kata Fakhiri.

Fakhiri menegaskan bahwa dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, ia akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan dan kesehatan, yang menjadi fondasi utama bagi kemajuan Papua.

“Kami ingin memperkuat pembangunan SDM Papua, terutama melalui pendidikan dan kesehatan. Setelah itu, kami akan melanjutkan dengan pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Fakhir jugai akan melakukan evaluasi terhadap struktur organisasi pemerintahan Provinsi Papua, termasuk hasil kerja para pejabat sebelumnya.

“Saya akan bekerja sama dengan orang-orang yang mau bekerja sama. Tidak ada orang saya atau kelompok tertentu. Semua akan memakai orang yang profesional sesuai bidangnya,” tegasnya.

Ia juga menaruh perhatian besar terhadap tata kelola keuangan daerah. Hal itu dirasa perlu dilakukan agar penggunaan anggaran dapat tepat sasaran dan akuntabel.

“Kami harus mengelola keuangan daerah dengan baik dan benar. Dana yang diberikan negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat Papua,” katanya tegas.

Menurut ia, dalam waktu dekat akan menghadiri pelantikan Ketua PKK Provinsi Papua sekaligus memulai agenda kerja pemerintahan baru di triwulan terakhir tahun 2025.

“Atas nama pribadi, tim pemenangan, dan relawan, kami mohon maaf jika ada perkataan atau tindakan yang menyinggung pihak lain. Semoga permohonan maaf ini diterima, dan mari kita bergandengan tangan membangun Papua yang lebih baik,” tutupnya. (Admin)

Show More
Back to top button