MARI-YO Menang PSU Pilgub, Ini Pesan Matius Fakhiri Untuk Rakyat Papua
Pilkada Papua

Jayapura, Voxpapua.com – Komisi Pemilihan Umum Papua resmi menetapkan Pasangan Nomor Urut 2 Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen atau MARI-YO sebagai peraih suara terbanyak di Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua dengan perolehan 259.817 (50,4 persen) suara. Sementara Pasangan Nomor Urut 1 Benhur Tomi Mano – Constant Karma atau BTM-CK 255.683 (49,6 persen) suara.
“Terimakasih atas semua dedikasi, semua kebersamaan keluarga besar yang dari 27 November 2024 kita berjuang terus, menunjukkan keberagaman dan kebersamaan sampai PSU 6 Agustus 2025,” kata Matius Fakhiri di Kota Jayapura, Kamis (21/8/2025).
Fakhiri menegaskan, pihaknya telah mencapai hasil yang maksimal, tentunya harus bersyukur karena Tuhan baik. “Keluarga besar telah menunjukkan kepada Provinsi Papua, kami adalah orang-orang yang santun, yang terus menjaga kedamaian, tidak pernah kita mencaci maki kepada yang lain,” sambungnya.
Untuk itu, Matius Fakhiri yang akrab disapa MDF ini, berkomitmen merangkul semua pihak untuk membangun Papua dalam lima tahun ke depan.
“Hari ini, saya mengajak keluarga besar untuk merangkul dan menggandeng tangan saudara-saudara kita yang ada di sebelah. Sekali lagi, menang bukan berarti menyakiti orang lain, kita tunjukkan bahwa kita terus menjaga kedamaian di Papua, kita jaga keberagaman ini untuk kemajuan Provinsi Papua dan menjadi contoh semua provinsi di Tanah Papua,” tegasnya.
“Saya berpesan itu, sekali lagi Tuhan pasti akan membalas semua apa yang diberikan keluarga besar yang hadir ini, mulai dari Domberai, Bomberai, Lapago, Meepago, Animha dan suadara-saudara kita yang ada di Tabi dan Saireri, yang masih setia mendukung Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen, terkhusus seluruh warga Nusantara, kalian adalah bagian dari kami anak-anak Papua,” tegasnya lagi.
Matius Fakhiri mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Provinsi Papua, membangun Tanah Papua untuk menjadi sesuatu bagi bangsa dan negara.
Dia kembali mengingatkan pendukungnya untuk tidak terpancing dan terus menunjukkan kebaikan-kebaikan, karena sudah berjuang sejak 27 Nopember 2024 sampai pleno penetapan hasil penghitungan perolehan suara dan Mari-Yo sebagai pemenangnya.
“Mari kita jaga dan rapatkan barisan. Tidak boleh mengkotak-kotakkan, semua harus bersatu. Jika ada suadara kita disebelah menggugat, kita harus hormati, karena kalian adalah pendekar-pendekar demokrasi yang santun,” ujarnya.
Fakhiri mengatakan, kemenangan MARI-YO adalah kemenangan rakyat Papua dan kemenangan kita semua. Pesta demokrasi telah selesai. Tidak ada lagi kepentingan 01 atau 02.
“Secara pribadi, saya sampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, baik itu penyelenggara, aparat keamanan, dan khususnya saudara-saudara kami dari pihak 01, kalau ada hal-hal yang kurang berkenan selama Pilkada PSU Provinsi Papua. Mari terus kita bersatu menjaga kebaikan untuk membangun Provinsi Papua secara bersama-sama.” katanya. (Redaksi)









