3 Ribu Umat Muslim Hadiri Tablig Akbar, Irjen Fakhiri: Jaga Kedamaian Jelang Pilkada 2024

Jayapura, Voxpapua.com – Tiga ribuan umat muslim Papua mengikuti Tablig Akbar dalam rangka Papua Bershalawat Menuju Pilkada Damai 2024 di Provinsi Papua tahun 2024. Shalawat bersama merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Tablig Akbar yang digelar Polda Papua di Gedung Olaharaga Cenderawasih Jayapura dengan menghadirkan penceramah kondang Ustad Dr. H. Das’ad Latif, Selasa, 26 Juni 2024.
Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri mengapresiasi pelaksanaan tabligh akbar jelang Pilkada pada November 2024 mendatang. Kegiatan ini untuk pertama kalinya dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
“Beberapa waktu ke depan kita akan menyelenggarakan Pilkada serentak. Tentunya menjadi harapan kita semua, Pilkada di Provinsi Papua ini dapat berjalan sukses, aman dan lancar,” kata Fakhiri.
Menurut Fakhiri, pelaksanaan Pilkada tidak dapat berjalan tapi perlu campur tangan Tuhan. Oleh karena itu mari kita bersama sama berdoa kepada Allah SWT, kiranya merahmati jalannya Pilkada nanti.
“Tablig akbar hari ini merupakan rangkaian tablig akbar yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Biak, dan Keerom. Puncaknya hari ini di Kota Jayapura. Tentunya acara ini bukan dilaksanakan jelang Pilkada 2024 saja, namun kegiatan ini akam kami lakukan secara terus menerus di Polda Papua dan jajaran,” ujarnya.
Irjen Fakhiri berharap tablig akbar ini tidak berhenti disini. “Silahkan bagi siapapun instansi maupun organisasi manapun untuk melaksanakan acara ini di tahun tahun berikutnya. Saya yakin jika kita sering mendengar tauziah maupun ajaran Allah SWT, Papua ini akan damai, Papua akan aman,” sambungnya.
Ia juga berharap melalui tablig akbar ini seluruh masyarakat Papua mampu menunjukkan sikap arif dan bijaksana dalam perbedaan, sehingga keharmonisan bermasyarakat tetap dapat berjalan baik.
“Sekalian itu ada harapan dari kita dengan dilaksanakan tablig akbar ini, kami memohon doa restu untuk para anggota keamanan dalam menjaga pesta demokrasi, sehingga mereka dapat melaksanakan pengamanan dengan aman tanpa adanya gangguan keamanan,” pinta Fakhiri.
Ia mengatakan selain kegiatan tablig akbar, dalam rangka menuju Pilkada, Polda Papua juga akan menggelar Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) pada 28 Juni di Istora Papua Bangkit Kabupaten Jayapura.
“Kami berharap di Papua nantinya akan melahirkan rasa damai. Saya mengajak tinggalkan perbedaan, permusuhan di tanah di Papua. Kita boleh beda pilihan dalam Pilkada, tetapi jangan perbedaan itu membuat sesuatu hal sehingga kira harus bermusuhan,” tegasnya.

Sementara itu, Ustad Dasad dalam ceramahnya menyinggung soal doa yang tidak dijabah Allah SWT.
Selain berdoa dalam keadaan kotor, berdoa tidak ikuti sunnah, salah satunya adalah karena hidup dalam permusuhan.
“Penyebab doa tidak dijabah Allah, kalau kalian bermusuh-musuhan. Pilkada, Pilpres, Pileg, kita jangan terpecah belah. boleh beda pilihan, tapi jangan bermusuhan. Silahkan pilih sesuai dengan hati nuranimu, karena pilihan menentukan pembangunan daerahmu di lima tahun mendatang,” kata Ustad Das’ad.
Ia juga menyinggung soal toleransi antar umat beragama dan antar suku bangsa. “Tunjukkan rasa hormat kita kepada pemilik tanah ini. Harus saling menghargai, mari kita ciptakan kedamaian, persatuan di Tanah Papua ini,” sambungnya.
Salah satu jamaah yang hadir, Rohmana menyampaikan terima kasihnya kepada Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri dan jajaran yang telah menyelenggarakan kegiatan tablig akbar ini.
“Ini kegiatan sangat luar biasa. Dengan antusias masyarakat yang hadir, semua tentunya berharap Pilkada di Papua nantinya bisa berjalan aman. Kita sesama umat Tuhan bisa saling bersilaturahmi dan tentunya ada putra putra terbaik yang akan berkompetisi di Pilkada, kita doakan yang terbaik, yang bisa membawa Papua lebih maju ke depan,” kata Rohmana.
Hal yang sama diutarakan oleh Fatmawati yang turut hadir di GOR Cenderawasih. Menurutnya, Tablig Akbar merupakan momen penting untuk dirinya mendengar tausiyah dari ustad Dasad Latif yang selama ini hanya didengar melalui televisi atau media sosial.
“Kapan lagi kita dengan Ustad Das’ad Latif tausiyah secara langsung, pesannya bagus dan lucu, kita juga diajak bersholawat, intinya kegiatan ini bagus sekali,” kata Fatmawati. (Admin)







